Dengan memahami tekanan darah normal berdasarkan usia, Anda dan keluarga bisa menjaga kesehatan jantung dan tubuh dalam jangka panjang.

Tekanan darah merupakan salah satu indikator vital kesehatan tubuh manusia. Namun, banyak yang belum mengetahui bahwa gejala darah tinggi berdasarkan usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia, adalah berbeda. Padahal, saat ini tersedia alat tensi darah yang bisa digunakan secara mandiri.
Tensimeter digital dari Omron merupakan produk besutan Jepang yang telah dilengkapi teknologi IntelliSense® eksklusif untuk memastikan akurasi pengukuran tekanan darah dan kenyamanan pengguna. Alat ini tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari versi standar, elite, hingga complete.
Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia
Masing-masing jenjang usia memiliki tekanan darah berbeda. Faktor ini yang menjadi latar belakang utama mengapa tekanan darah kelompok lanjut usia lebih tinggi daripada generasi-generasi di bawahnya. Supaya lebih paham, mengutip dari Harvard Health, berikut batas tekanan darah yang normal dari tiap jenjang usia.
1. Bayi dan Anak-anak
Tekanan darah pada bayi dan anak-anak cenderung lebih rendah daripada orang dewasa. Penyebabnya karena ukuran tubuh dan sistem kardiovaskular yang masih berkembang. Angka tekanan darah normal untuk bayi adalah 60/40 mmHg, sedangkan pada anak usia sekolah SD adalah 90/60 – 110/70 mmHg.
2. Remaja
Pada usia remaja, tekanan darah perlahan kian meningkat dan mendekati batas tekanan darah kelompok usia dewasa. Umumnya, anak remaja pada jenjang SMP – SMA memiliki tekanan darah di bawah 120/80 mmHg. Bila pola hidupnya kurang sehat, tekanan darah bisa lebih rendah maupun lebih tinggi.
3. Dewasa Muda (18-40 Tahun)
Tekanan darah normal berdasarkan usia dewasa muda dalam rentang 18 – 40 tahun berkisar antara 120/80 – 129/80 mmHg. Jika Anda berada di rentang usia ini menunjukkan tekanan darah diastolik di bawah 80, maka Anda berpotensi besar mengalami hipertensi atau gangguan darah tinggi.
4. Dewasa Paruh Baya (41-65 Tahun)
Kemudian, seseorang yang memasuki usia paruh baya biasanya menunjukkan perubahan organ-organ vital tubuh yang signifikan, termasuk pembuluh darah. Berkurangnya elastisitas menjadi penyebab tekanan darah tidak stabil dan potensi penyakit meningkat. Tekanan darah di usia ini idealnya adalah 120/80 mmHg.
5. Lanjut Usia (Lebih dari 65 Tahun)
Terakhir ada tekanan darah normal bagi kelompok lanjut usia, yaitu maksimal 130/80 mmHg. Jika tekanan darah di usia ini lebih rendah daripada tekanan darah dewasa muda, sejatinya dikategorikan lebih aman. Namun, akibat menurunnya kondisi fisik dan organ vital tubuh, hal ini memang cukup sulit tercapai.
Cek Tekanan Darah Berkala = Deteksi Dini Krusial
Mengetahui batas tekanan darah normal berdasarkan usia merupakan salah satu upaya deteksi dini penyakit. Sebab, tekanan darah dapat menunjukkan gejala hipotensi dan hipertensi, yang memerlukan tindakan cepat agar tidak komplikasi. Anda bisa memeriksanya secara mandiri dengan alat tensi darah Omron.
Alat pengukur tekanan darah Omron dilengkapi berbagai fitur canggih. Contohnya fitur konektivitas bluetooth yang memungkinkan Anda memantau hasil pengukuran tekanan darah melalui ponsel atau gawai pintar lainnya. Pengoperasiannya juga mudah, sangat mendukung pemeriksaan tekanan darah mandiri untuk Anda!